Minggu, 27 April 2014

ANAK LUAR BIASA dan ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

setelah tadi membahas Anak, sekarang saya akan mencoba ngeposting lagi nih hehe
ANAK LUAR BIASA dan  ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

sekilas mungkin istilaah sama, ternyata sob definisnya beda loh hehe
 istilaha maupun definisi ALB atau ABK mengalami perkembangan yang cukup pesat seiring kemajuan ilmu pendidikan dan teknologi. Tentu pandangan ini juga mewarnai masyarakat awas terhadap ALB atau ABK ini.

kita akan mulai dari Anak Luar Biasa (ALB)
Istilah ini sering disebut tuna atau cacat. Menurut istilah atau definisinya yang telah lama digunakan yang ditunjukan kepada individu yang mangalami kekurangan, hambatan, keterbatasanan, kelebihan ataupun kerusakan dari apa yang dianggap normal. Kekurangan dan kelebihan disini ialah dalam segi fisik, intelektual, sosial, emosi, atau gabungan dari hal-hal itu, sedemikian rupa membutuhkan program layanan khusus.

menurut Heward dan Orlansky (1980)
menegmukakan bahwa istilah  luar biasa menunjuk kepada setiap anak yang perfomencenya menyimpang dari rata-rata (normal) ke atas atau kebawahsedemikian rupa sehinggamemerlukan program pendidikan luar biasa.
menurut Moh. Amir (1995)
Anak luar biasa adalah anak yang menyimpang sedemikian rupa dari anak normal dalam hal fisik, mental, emosi, dan sosial atau penyimpangan ganda sehingga memerlukan layanan pendidikan luar biasa agar dapat mengembangkan potensinya secara optimal.

Jenis-jenis ALB
Pengelompokan Anaka Luar Biasa ini banyak dikemukakan oleh para ahli, salah satunya oleh Moh.Amir (1992) , anatar lain :
a. Anak Tunanetra (visual impairment)
b. Anak Tunarungu ( hearing impairment)
c. Anak Tunawicara ( communication impairment)
d. Anak Tunagrahita ( mental reterdation)
e. Anak ketidakmampuan belajar ( learning disabilities)
f. Anak Tunadaksa ( physical and other health impairment)
g. Anak Tunalaras ( behavior disorder)
h. Anak Tunaganda ( severe and multiple handicaps)
i. Anak berbakat ( gifted and talented)

 bisa disimpulkan bahwa Anak Luar Biasa ini ialah anak permanen yang berkekurangan dan berkelebihan.


yang kedua ialah Anak Berkebutuhan Khusus ABK
istilah ABk diperkenalkan di Indonesia awal tahun 1999.Berkebutuhan Khusus maksudnya anak yang memiliki potensi tetapi tidak berkembang secara optimal sehingga perkembangan kemampuan tidak sesuai dengan potensi yang dimiliki. Disini ABK mengalami kelainan karena faktor permanen (menetap) dan temporer (sementara) baik dari segi fisik, intelektual, emosi, sosial, atau gangguan dari hal-hal tersebut sedemikian rupa sehingga membutuhkan program layana khusus.
Pada Anak Berkebutuhan Khusus ini mengalami kelebihan dan kekurangan yang permanen dan temporer. Untuk lebih mengerti maksud disini saya akanmemebrikan jenis-jenisnya

Jenis-jenis ABK
dikatakan permanen karena ketunaan ini berasal sejak dini atau pun mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tidak berfungsinya salah satu organ fisik secara terus menerus atau yang sering sdisebut cacat.
Abk yang permanen ialah:
a. Anak Tunanetra (visual impairment)
b. Anak Tunarungu ( hearing impairment)
c. Anak Tunagrahita ( mental reterdation)
d. Anak Tunadaksa ( physical and other health impairment)
e. Anak Tunalaras ( behavior disorder)
f.  Anak Tunaganda ( severe and multiple handicaps)
g. Anak kecerdasan istimewa ( gifted )
h, Anak bakat istimewa ( talented)
i.  Anak Autis ( Autisme)
j.  Anak gangguan konsentrasi ( ADD/ ADHD )
k. Anak kesulitan bicara ( dyslexia )
l.  Anak kesulitan menulis ( dysgraphia )
m.Anak Kesitan berhitung ( dyscalculia )
n. Anak kesulitan berbahasa  ( dysphasilia )
o. Anak ketidakmampuan belajar ( learning disabilities)

amat berbeda definisinya dari abk yang permanen, karena yang temporer ini bukanlah ketunaan yang sudah ada tetapi ini merupakan faktor eksternal, sehingga mereka (anak) membutuhkan program layanan khusus, mereka ialah :
a. Anak yang berasal dari daerah konflik
b. Anak Drop Out
c. Anak sosial ekonomi yang rendah
d. Anak dareha bencana
e. Anak daerah terkhusu (terpencil)
f. Anak PSK
g. Anak yang bekerja usia muda, dll

yang diatas itu sebagian saja sob, masih banyak mungkin yang dapat kita simpulkan kedalam ABK temporer ini. naa jangan panik atau tercengah ya melihat kelompok temporer tersebut hehe. kan sudah dikatakan mereka yang mengalami faktor eksternal yang memerlukan program pembelajaran khusus untuk dapat mengikuti pelajaran seperti biasa. :)


Seiring dengan perubahan paradigma pendidikan yang memperhatikan keberagaman potensi yang dimiliki oleh peserta didik, saat ini dikembangkan dan digunakan istilah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
istilah ABK ini sendiri sudah dijelasin diatas tetapi untuk memperkuat lagi bahwa istilah ABK ini bukan bearti mengganti istilah anak cacat, anak luar biasa ataupun anak berkelaian. Tetapi konsepnya disini lebih luas dan arti kebutuhan khusus disini adalah kebutuhan yang berkaitan dengan pendidikan/ program layananya.

jadi kita sepakat yaa sob mulai sekarang bahwa anak luar biasa, anak cacat, penyandang cacat atau berkelainan dikenal dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) :)

jazakumullah :)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar